Pekalongan, JurnalPost.com – Yayasan Sejahtera Kajen (YASEKA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dengan menggelar Pelatihan Hearty Service in Education bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Desember 2025 bertempat di RM Kulu Asri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Yayasan Sejahtera Kajen, yang meliputi TKIT Insan Rabbani, TKIT Insan Mulia, dan SDIT Insan Mulia Pekalongan. Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.
Program ini diselenggarakan sebagai upaya membangun komitmen, motivasi, dan kapasitas SDM, khususnya dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada seluruh stakeholder sekolah, mulai dari siswa, orang tua, hingga masyarakat luas.
Sebagai fasilitator utama, Coach Dr. Jumadi Subur, seorang trainer nasional dan konsultan SDM pendidikan, menyampaikan materi tentang pentingnya pelayanan pendidikan yang lahir dari hati (Hearty Service). Menurutnya, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi oleh sikap dan kesadaran individu yang melayani.
Dr. Jumadi menjelaskan bahwa pelayanan terbaik dapat diwujudkan melalui dua langkah utama, yaitu Sentuh Hati dan Jaga Hati. Sentuh Hati dilakukan melalui Best Word (ucapan yang baik), Best Look (penampilan yang pantas dan menyenangkan), serta Best Role (sikap dan peran yang tepat sesuai amanah).
Sementara itu, agar pelayanan benar-benar dilakukan sepenuh hati, setiap pendidik perlu menjaga tiga hal penting, yaitu purpose (meluruskan niat), passion (menjaga semangat melayani), dan performance (tekad memberikan yang terbaik). Ketiga unsur ini menjadi fondasi layanan pendidikan yang bermakna dan berkelanjutan.
Ketua Yayasan Sejahtera Kajen, Ustadz Agus Iman Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa yayasan berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan kapasitas seluruh pegawai. Menurutnya, kehadiran Coach Dr. Jumadi Subur dari Bogor memberikan nilai tambah tersendiri dan diharapkan mampu memperkuat budaya pelayanan di lingkungan YASEKA.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Ustadz Sujarwanto, menyampaikan testimoni dengan penuh haru. Ia merasa sangat terinspirasi dan tersentuh oleh materi yang disampaikan, bahkan termotivasi untuk bekerja dengan lebih ikhlas dan memberikan layanan yang lebih baik lagi.
Hal senada disampaikan oleh Ustadz Eko selaku penyelenggara kegiatan. Ia menyatakan bahwa meskipun pelatihan bersama Coach Dr. Jumadi Subur bukan kali pertama dilakukan, namun selalu ada perspektif baru dan energi positif yang dirasakan oleh para peserta.
